Blog Archives

only one [part 4 || END]

annyeong readersdeul , ahhaha ni author kim udah balik lg dengan last part ff nya , only one , masi penasaran kan gimana akhirnya kim hyun jae ? yasudah nyimak aja yaaa , n jangan lupa leave us comment 😀 happy reading , o bashing n no copy please * feel free for comment *

 

author : kimmy kelly lee

 

main cast

kim hyun jae

leeteuk

kyuhyun

 

support cast : hyu na

 

“Bagus, langsung saja pada intinya.. Aku tidak mau kau dekat-dekat dengan namjachingu ku, apa lagi dengan keadaan mu sekarang ini yang sudah tidak bisa melihat, ya bisa dikatakan buta..”ucap Hyu Na sambil memandang Hyun Jae sinis

Hyun Jae terdiam sejenak mendengar perkataan Hyu Na. Perkataan Hyu Na yang begitu menusuk perasaan Hyun Jae.

“Hyu Na-ssi, aku tau.. Aku memang seorang gadis buta sekarang. Semua orang tau kau ini seorang gadis cantik, di bandingkan dengan diriku ini, aku tidak ada apa-apanya. Tapi satu hal yang perlu kau tau, aku ini masih mempunyai perasaan! Aku tidak sepenuhnya buta!” ucap Hyun Jae

“Jika kau masih mempunyai perasaan, menjauhlah dari Leeteuk! Dia tidak akan bisa bahagia jika dengan keadaanmu seperti ini.. Arraso?” ucap Hyu Na sinis sambil berlalu keluar dari ruang rawat Hyun Jae

“Ne Hyu Na-ssi.. Arraso..” ucap Hyun Jae lemah

Setelah itu Kyuhyun dan Leeteuk datang menjenguk Hyun Jae seperti yang biasa mereka lakukan setiap hari.

Hyun Jae Pov

“Annyeong Hyun Jae” ucap Kyuhyun yang baru datang bersama Leeteuk

“Annyeong” ucap ku

“Bagaimana keadaan mu hari ini?” tanya Kyuhyun

“Sama seperti kemarin-kemarin..” ucap ku lagi

“Hyun Jae-ah.. Apa kau sudah makan?” tanya Leeteuk hati-hati

“Untuk apa kau ada di sini Leeteuk-ssi?” tanya ku balik

“Eh? Kenapa kau berkata seperti itu Hyun Jae?” tanya Leeteuk bingung

“Mau tau kenapa? Karena aku tidak menginginkan kehadiranmu di sini” ucapku sinis walaupun sejujurnya aku sangat tidak ingin mengatakan ini padanya. Mianhae Leeteuk jeongmal mianhae.

“Mengapa kau seperti ini padaku? Apa permintaan maafku belum cukup?” tanya Leeteuk bingung

“Aku kan sudah bilang padamu kemarin, aku sudah memaafkanmu, apa pernyataanku kemarin belum cukup jelas Leeteuk-ssi?” tanya ku

“Lalu kenapa kau tidak menginginkanku ada disini?” tanya Leeteuk lagi

“Karena aku membencimu..” ucapku berbohong

Hyun Jae POV END

Hyun Jae tau semua yang dilakukannya ini untuk kebaikan Leeteuk. Karena ia tahu bahwa Leeteuk tidak bisa bersamanya. Leeteuk akan bahagia bila berada di sisi Hyu Na. Setelah itu Leeteuk pergi meninggalkan ruang rawat Hyun Jae dengan hati sedih dan kecewa.

“Kyuhyun-ssi.. Apa dia sudah pergi?” tanya Hyun Jae memastikan dan tanpa sadar, Hyun Jae menitikan airmata.

“Ne, dia sudah pergi.. Ada apa denganmu? Mengapa menangis?” tanya Kyuhyun khawatir

“Ahh, ani.. Gwaenchanayo..” ucap Hyun Jae sambil menahan tangis

“Gotjimal! Aku tau kau tidak baik-baik saja.. Apa yang terjadi padamu?” tanya Kyuhyun

“Sarang cham apeuda neomu apeuda..”ucap Hyun Jae

“Tadi Hyu Na datang menemui ku.. Dia memintaku untuk menjahui Leeteuk..” lanjut Hyun Jae sambil menangis

“Lalu? Kau menyetujuinya?” tanya Kyuhyun hati-hati

“Ne.. Aku menyetujuinya” jawab Hyun Jae

“Mengapa kau menyetujuinya? Jika kau mencintainya, kau harus bisa mempertahankannya Hyun Jae!” ucap Kyuhyun setengah berteriak

“Kau bilang apa? Mempertahankannya?” tanya Hyun Jae

“Aku sudah lelah Kyuhyun-ah! Aku sudah cukup lelah! Aku tidak mau Leeteuk datang padaku semata-mata karena dia mengasihaniku dengan keadaanku yang seperti ini! Aku tidak ingin menjadi beban untuk dia! Aku tau dia mencintai Hyu Na, jadi sudah sepantasnya dia bahagia bersama Hyu Na, bukan dengan ku!” teriak Hyun Jae

“Aku akan bahagia jika Leeteuk pun bahagia” lanjut Hyun Jae

“Jangan membohongi dirimu sendiri Hyun Jae! Itu semua hanya perkataanmu, tidak dengan hatimu.. Berhentilah berpura-pura tegar di depanku. Aku tau kau sangat mencintai Leeteuk” ucap Kyuhyun

“Kyuu..Hyuu.. Hyuun.. Ke..paalaa..kuu.. ssaa…kkkiiitt… seeeekkkaallliiiiih..” ucap Hyun Jae terbata-bata

“Tunggu disini, aku akan mencari dokter! Aku akan segera kembali!” ucap Kyuhyun panik sambil keluar mencari dokter

Kyuhyun POV

“Kyuu..Hyuu.. Hyuun.. Ke..paalaa..kuu.. ssaa…kkkiiitt… seeeekkkaallliiiiih..” ucap Hyun Jae terbata-bata

“Tunggu disini, aku akan mencari dokter! Aku akan segera kembali!” ucap ku panik sambil keluar mencari dokter

Aku berlari menelusuri lorong rumah sakit untuk mencari dokter. Aku terus mencari. Dan, ketemu. Itu dia dokternya.

“Dokter, bisa keruangan Hyun Jae sekarang?” ucap ku sambil menghela napas karena kecapekan berlari

“Ada apa dengannya? Apa yang terjadi?” tanya dokter itu

“Hyun Jae, tadi ia mengeluh kepalanya sakit sekali” ucapku menjelaskan

“Dia bilang kepalanya sakit?hmm.. Bisa keruanganku sebentar? Kita bicara di sana” ajak dokter itu

Ruangan Dokter..

“Begini, temanmu Hyun Jae karena kepalanya terbentur cukup keras maka saraf matanya terganggu, selain itu juga otak kiri dan kanannya mengalami penciutan dini dan itu menyebabkan nona Hyun Jae menderita kanker otak stadium akhir” jelas dokter itu sambil menghela napas

“Nde? Kanker otak stadium akhir?” tanya ku tidak percaya

“Ne, kanker otak stadium akhir.. Karena terbentur sangat keras pada saat kecelakaan berlangsung..” jelas sang dokter lagi

“Apa bisa di sembuhkan?” tanya Kyuhyun

“Untuk sekarang kami pihak rumah sakit, belum menemukan obatnya..” ucap dokter itu

“Hah.. Kanker otak stadium akhir dan belum ada obatnya..” ucapku tidak percaya

“Bagaimana dengan kemoterapi?” tanya dokter itu

“Mwo? Kemoterapi? Tidak dokter, itu akan membuat Hyun Jae ketergantungan.. Dan itu sama sekali tidak membantu.. Kalau begitu Kamsahamnida, saya pamit dulu..” ucapku lesu

Lalu kuputuskan untuk menelepon Leeteuk, memberitahukan keadaan Hyun Jae.

“Yoboseyo?” ucapku

“Ne, Yoboseyo.. Ada apa kau meneleponku Kyu?” jawab Leeteuk di seberang sana

“Ada hal yang ingin ku beritahukan padamu.. Dan aku mohon jangan memberitahukan ini pada Hyun Jae..” ucapku

“Ne.. Arraso.. Kau mau bilang apa?” tanya Leeteuk

“Hyun Jae.. Dia mengalami kanker otak stadium akhir..” ucapku lemas

“NDE? KANKER OTAK?? jangan main-main Kyuhyun-ssi!!” ucap Leeteuk tidak percaya

“Aku serius! Dia mengalami kanker otak! Untuk apa aku berbohong padamu??” jelasku

“Bagaimana itu bisa terjadi??” tanya Leeteuk panik

Aku menjelaskan semua yang tadi dokter beritahukan padaku. Setelah aku memberitahukan semuanya pada Leeteuk lalu aku langsung memutuskan sambungan telepon ku, dan langsung menuju ke kamar dimana Hyun Jae di rawat.

“Kyuhyun? Kau kah itu?” tanya Hyun Jae

“Ne, ini aku.. Bagaimana dengan kepalamu?” tanya ku hati-hati

“Sudah lebih baik..” ucap Hyun Jae

“Istirahatlah, ku lihat kau kelelahan” ucap ku dan di jawab dengan anggukan kepala Hyun Jae

Kyuhyun POV END

3 bulan kemudian, keadaan Hyun Jae semakin memburuk. Kini ia terlihat lebih pucat dan kurus sekarang.

“Annyeong Hyun Jae! Aku datang” ucap Kyuhyun

“Kyuhyun! Lama sekali kau!” jawab Hyun Jae

“Kau rindu padaku ya? Hayo, ngaku!” ucap Kyuhyun

“Ishh, aniyo! kau GR sekali!” jawab Hyun Jae

“Hahaha.. Bagaimana keadaanmu hari ini?” tanya Kyuhyun

“Baik..” ucap Hyun Jae

“Leeteuk datang ingin menemuimu..” ucap Kyuhyun

“Andwae! aku tidak mau menemuinya!” ucap Hyun Jae

“Biarkan dia menemuimu, kau selalu menolaknya jika dia datang menemuimu..” ucap Kyuhyun sedikit memohon

“Aish, baiklah! Jika bukan karena kau aku malas bertemu dengannya!” ucap Hyun Jae

“Malas? Tidak rindu dengan nya?” ucap Kyuhyun

“Aku sangat merindukannya Kyu..” ucap Hyun Jae

“Baiklah, aku akan menyuruhnya masuk sekarang..” ucap Kyuhyun

“Kyu… Gomawo..” ucap Hyun Jae sambil memperlihatkan sebuah senyuman

Kemudian setelah Kyuhyun keluar memanggil Leeteuk, ia pun masuk ke kamar rawat Hyun Jae

“Hyun Jae..” ucap Leeteuk sambil menahan airmata yang sudah ingin tumpah

“Leeteuk~” ucap Hyun Jae pelan

“Kau terlihat lebih kurus dan pucat, apa Kyuhyun dan suster di rumah sakit ini tidak merawatmu dengan baik?” tanya Leeteuk. Kini pipinya basah beruraian airmata

“Aniyo.. Mereka sangat baik padaku.. Bagaimana kabarmu?” tanya Hyun Jae

“Ne.. Aku baik-baik saja..” ucap Leeteuk sedikit bergetar

“Leeteuk? Kau menangis?” tanya Hyun Jae

“Anii, aku tidak menangis..” bantah Leeteuk. namun tangan Hyun Jae dengan cepat meraih kedua pipi Leeteuk. lalu ia mengusap airmata Leeteuk

“Ya! Ulijima! Mengapa kau menangis?” tanya Hyun Jae

“Aniyo.. Gwaenchana..” ucap Leeteuk

“Gotjimal! Apa karena aku kau menangis?” ucap Hyun Jae

“Ani.. Bukan karena kau..” ucap Leeteuk berusaha tersenyum

“Ya! Teukie! Ulijima! Arra?” ucap Hyun Jae

“Ne, Arra..” jawab Leeteuk

“Mianhae, jeongmal mianhae Hyunjae..” ucap Leeteu lagi

“Eh? Untuk apa kau meminta maaf padaku?” tanya Hyun Jae bingung

“Ani.. Hyun Jae.. Bole aku memelukmu?” pinta Leeteuk

“Eh? Memelukku? Engg, ne..” ucap Hyun Jae malu-malu

Lalu mereka berpelukan. Tiba-tiba kepala Hyun Jae terasa sakit yang amat luar biasa. Ia mencakar punggung Leeteuk

“Hyun Jae, jika kau merasa sangat sakit, cakarlah punggungku sesuka mu..” ucap Leeteuk menahan sakit

Lalu dicakarlah punggung Leeteuk, sementara Leeteuk masih memeluk erat Hyun Jae. Cakaran demi cakaran dilontarkan ke punggung Leeteuk. Tiba-tiba Hyun Jae sudah tidak bergerak. Beberapa saat kemudian Leeteuk mengguncang-guncangkan tubuh Hyun Jae. Namun Hyun Jae tidak menunjukan reaksi.

“Hyun Jae-ah jangan membuatku takut.. Ireonabwayo.. Yaaa! Kim Hyun Jae..” ucap Leeteuk sambil mengguncang-guncangkan tubuh Hyun Jae

“Ya!! Hyun Jae!! Ireona!! Ini tidak lucu!!” ucap Leeteuk sambil menangis

“Ireona Kim Hyun Jae!” ucap Leeteuk

Kemudian Leeteuk memanggil dokter dan dengan sigap dokter memeriksa keadaan Hyun Jae. Tak berapa lama kemudian, dokter itu keluar dengan tampang sedikit kecewa.

“Mianhae.. Dia sudah tiada.. Hanya ini yang dapat saya lakukan” ucap dokter itu sambil berlalu

“Kim Hyun Jae! Ireona! Kau tidak boleh mati meninggalkanku! Ireona Kim Hyun Jae!” teriak Leeteuk frustasi sambil menangis

“Sudahlah Leeteuk, cobalah merelakannya..” ucap Kyuhyun sambil mencoba menenangkan Leeteuk

Keesokan harinya..

Hari ini hari dimana Hyun Jae di kremasikan. Leeteuk membawa sebuah guci berisikan abu dari Hyun Jae. Sedangkan Kyuhyun membawa pigura foto hitam putih Hyun Jae. Mereka berdua naik ke perahu, hendak menyebarkan abu Hyun Jae kelaut.

“Kim Hyun Jae.. Mengapa begitu cepat kau meninggalkan ku?” ucap Leeteuk sambil menyebarkan abu

“Mianhae, cuma itu yang bisa ku katakan padamu..” ucap Leeteuk sambil menangis sedangkan Kyuhyun hanya memandang kebawah dengan tatapan kosong

“Andai saja, aku tidak memperlakukan mu seperti itu, andai saja aku lebih memilih mu di banding dengan Hyu Na..” ucap Leeteuk lagi sambil menangis

“Mianhae.. Jeongmal mianhae Kim Hyun Jae.. Semoga kau tenang di alam sana.. Saranghae Kim Hyun Jae~” ucap Leeteuk

————————————————————————- THE END ——————————————————————————

ps from author kim : AKHIRNYA SELESAI JUGA FF SAYA. MIAN YAH KALO GAJE ENDING NYA, UDAH MENTOK OTAK SAYA. GOMAWO BUAT YANG UDAH SABAR & SETIA BACA FF SAYA DARI PART 1 SAMPE PART 4 [END]. JEONGMAL GOMAWOYO. CHU~

only one [part 3]

annyeong readers 😀 banyak yang menantikan lanjutan ff ini nih kayanya , hehehhe makin penasaran ya  sama hyun jae ? nahh ini dia cerita lanjutannya , happy reading  , NO BASHING , NO COPY 🙂

author : kimmy kelly lee

main cast :

kim hyun jae

cho kyuhyun

park jung soo aka leeteuk

support cast : hyu na

Tutttttttttttttttttttttttttttttt
Bunyi alat pendeketsi detak jantung. Mempertandakan sudah tidak ada lagi detak jantung Hyun Jae. Dengan sigap Leeteuk berlari mencari dokter yang merawat Hyun Jae sambil menahan tangis, sedangkan Kyuhyun menunggu di ruang dimana Hyun Jae dirawat. 5 menit kemudian dokter datang dan langsung memeriksa keadaan Hyun Jae.

“ANDWAE~ Hyun Jae! Kau tidak boleh meninggalkan ku begitu saja! ANDWAE~ Hyun Jae-ah ireona!” teriak Leeteuk frustasi

“Leeteuk-ssi, tenang lah sedikit, dokter sedang memeriksa keadaan Hyun Jae” ucap Kyuhyun

“Kau bilang tenang? Bagaimana aku bisa tenang jika Hyun Jae kondisinya seperti sekarang ini?!” ucap Leeteuk sedikit meninggikan nada bicaranya

“Aku mengerti, bisakah kau tenang sedikit? Apa dengan kau berteriak-teriak seperti itu Hyun Jae akan lebih baik? Dokter akan mengusahakan yang terbaik untuk Hyun Jae semaksimal mungkin” ucap Kyuhyun

“Aku sangat mengkhawatirkan keadaan Hyun Jae, Kyuhyun-ssi.. Apa aku bole bertanya 1 hal padamu?” tanya Leeteuk

“Ne, kau mau bertanya apa?” jawab Kyuhyun

“Apa hubunganmu dengan Hyun Jae sampai-sampai kau mengetahui semua tentang dirinya??” tanya Leeteuk penasaran

“Ohh itu.. Perlukah ku beritahu padamu?” tanya Kyuhyun

“Ne, tentu.. Aku penasaran, bisa kau jawab pertanyaanku tadi Kyuhyun-ssi?” tanya Leeteuk lagi

“Baiklah, akan ku beritahu.. Aku menyukai Hyun Jae, aku selalu memperhatikannya.. Bahkan saat dia masih dekat denganmu, aku merasa sedikit cemburu.. Walaupun aku tau kau dan Hyun Jae hanya sekedar berteman.. Dan ketika aku tahu Hyun Jae menyukaimu dan kau lebih memilih Hyu Na teman sekelasku, rasanya aku ingin sekali menghajarmu” jelas Kyuhyun

“Jadi kau menyukai Hyun Jae?” tanya Leeteuk polos

“Belum cukup jelaskah kau mendengar jawabanku?” tanya Kyuhyun

“Bisa kau berjanji 1 hal padaku Kyuhyun-ssi?” ucap Leeteuk

“Selama hal itu masih bisa kulakukan, akan ku tepati janjiku” ucap Kyuhyun

“Aku ingin kau menjaga Hyun Jae untuk ku, bisa?” ucap Leeteuk sedikit memohon

“Tanpa kau suruh pun aku akan melakukan nya..” ucap Kyuhyun

Kemudian dokter dan beberapa orang perawat keluar dari ruang Hyun Jae dirawat

“Dokter, bagaimana keadaan Hyun Jae?” tanya Leeteuk panik

“Dia sudah melewati masa kritisnya, tapi Hyun Jae kehilangan penglihatan nya.. Kepalanya terbentur sesuatu yang keras, jadi itu mengganggu saraf matanya..” ucap dokter itu

“Jadi Hyun Jae buta??” tanya Kyuhyun tidak percaya

“Dia buta permanen.. Kami telah mengusahakan semaksimal mungkin dan hanya ini yang dapat kami perbuat.. Jika terjadi sesuatu dengannya jangan sungkan memanggil saya..” ucap dokter itu

“Kamsahamnida dokter” ucap Leeteuk dan Kyuhyun bersamaan

Beberapa hari kemudian, keadaan Hyun Jae masih belum sadar. Leeteuk dan Kyuhyun tidak pernah absen menjaga Hyun Jae di rumah sakit. 4 jam kemudian Hyun Jae sadar.

“Dimana aku? Mengapa semua terlihat gelap?” tanya Hyun Jae panik

“Hyun Jae-ah gwaenchana? tenang dulu..” ucap Leeteuk menenangkan

“Leeteuk? Kau kah itu? Kenapa kau bisa ada disini? Dimana aku?” tanya Hyun Jae bertubi-tubi

“Tenang Hyun Jae-ah” ucap Kyuhyun

“Leeteuk? Kyuhyun? Kenapa kalian bisa ada disini? Katakan dimana aku? Kenapa aku tidak bisa melihat?” tanya Hyun Jae lagi

“Kau berada di rumah sakit Hyun Jae-ah, aku mendapat kabar kau tertabrak truk saat pulang sekolah” jelas Leeteuk

“Jadi aku buta?” tanya Hyun Jae tidak percaya

“…..” tidak ada yang menjawab pertanyaan Hyun Jae. Suasana menjadi hening sejenak. Entah apa yang harus Leeteuk dan Kyuhyun katakan pada Hyun Jae, mereka berdua bingung untuk menjelaskannya.

“Katakan padaku! Apa aku buta?!” teriak Hyun Jae histeris

“Hyun Jae-ah tenang sedikit..” ucap Kyuhyun

“Jadi benar, aku ini buta?” tanya Hyun Jae

“Hyun Jae-ah..” ucap Leeteuk

“Pergi kau! Aku tidak ingin kau melihatku dengan keadaanku seperti ini! Pergi kau Leeteuk! Pergiiiiii!!” jerit Hyun Jae sambil menangis

“Aku hanya ingin disini menemanimu” ucap Leeteuk sedih

“Aku bilang pergi!!!” teriak Hyun Jae histeris

“Yaa! Hyun Jae-ah” ucap Leeteuk sambil menangis

“Kyuhyun-ssi, bisa kau tolong bawa orang itu keluar??” ucap Hyun Jae sambil menangis

“Sebaiknya kau turuti kemauan Hyun Jae, apa kau tidak sedih melihat keadaannya seperti ini?” tanya Kyuhyun pada Leeteuk

“Yaa aku tau Cho Kyuhyun! Tapi kenapa Hyun Jae seperti ini padaku?” tanya Leeteuk

“Kau akan tau sendiri jawabannya nanti” ucap Kyuhyun

Lalu Leeteuk melangkah dengan langkah gontai, betapa frustasinya dia, melihat Hyun Jae memperlakukannya seperti itu. Dan Kyuhyun kembali ke kamar rawat Hyun Jae.

“Kyuhyun-ssi, kau kah itu?” tanya Hyun Jae

“Ne, ini aku.. Kau beristirahatlah.. Kesehatanmu belum pulih” ucap Kyuhyun

“Maukah kau menemaniku disini?” tanya Hyun Jae sedikit berharap

“Ne, aku akan menemanimu.. Istirahatlah..” ucap Kyuhyun lembut sambil mengelus-elus rambut Hyun Jae

Kemudian tak berapa lama Hyun Jae pun tertidur. Kyuhyun hanya bisa melihat wajah polos Hyun Jae saat ia sedang tertidur pulas. Manis, itulah yang ada di pikiran Kyuhyun. Seorang yeoja yang sangat manis yang dapat membuat dirinya menyukai yeoja itu, ya Kim Hyun Jae. Beberapa hari kemudian Leeteuk datang, tanpa sepengetahuan Hyun Jae. Hanya dirinya dan Kyuhyun yang tahu.

“Kyuhyun-ssi, kau kah itu?” tanya Hyun Jae

“Ne, ini aku.. Ada apa Hyun Jae?” ucap Kyuhyun sambil menatap Leeteuk

“Aku ingin bertanya padamu, bagaimana keadaan Leeteuk? Apa dia baik-baik saja?” tanya Hyun Jae sambil tersenyum

“Yaa, tentu.. Dia baik-baik saja.. Sama seperti kemarin-kemarin.. Tetapi sepertinya kini ia terlihat lebih kurus” ucap Kyuhyun sambil memperhatikan Leeteuk

“Benarkah? Apa dia sakit? Katakan padaku apa yang terjadi padanya?” tanya Hyun Jae

“Hyun Jae-ah” ucap Leeteuk menahan tangis

Lalu Hyun Jae mulai meraba-raba bagian muka Leeteuk, matanya, hidungnya, bibirnya, pipinya.

“Leeteuk??” tanya Hyun Jae kaget

“Aku disini Hyun Jae-ah” ucap Leeteuk sambil menangis

“Pergilah! Aku tidak mau kau melihatku dengan keadaan ku yang seperti ini” ucap Hyun Jae menangis sambil memalingkan wajahnya

“Kau tadi mencariku? Aku sekarang disini, bersamamu, di dekatmu..” ucap Leeteuk

“Untuk apa kau kesini? Untuk menertawaiku seperti yang kau lakukan ditaman waktu itu?” ucap Hyun Jae sinis

“Ani, aku disini untuk menjagamu” jawab Leeteuk

“Pergilah, aku tidak membutuhkan mu.. Aku sudah mempunyai Kyuhyun disampingku untuk menemaniku” ucap Hyun Jae getir

“Mianhae Hyun Jae-ah, jeongmal mianhae..” ucap Leeteuk sambil menangis

“Aku sudah memaafkan mu Leeteuk.. Kau seharusnya tidak berada disini.. Seharusnya kau bersama dengan Hyu Na..” ucap Hyun Jae

“Tidak, kau lebih membutuhkan ku dibandingkan Hyu Na!” ucap Leeteuk

“Mungkin sekarang Hyun Jae harus istirahat, tampak nya ia kelelahan..” ucap Kyuhyun

“Baiklah, aku pamit dulu.. Hyun Jae, jaga kesehatanmu..” ucap Leeteuk tapi tidak di hiraukan Hyun Jae

Setelah Leeteuk pulang dari rumah sakit dimana Hyun Jae di rawat, datanglah Hyu Na, yeojachingunya Leeteuk

“Annyeong, Hyun Jae-ssi?” sapa Hyu Na

“Ne, nugu?” tanya Hyun Jae

“Hyu Na, yeoja chingu Leeteuk” ucap Hyu Na

“Ada perlu apa kau kesini?” tanya Hyun Jae

“Belakangan ini ku lihat Leeteuk terus menerus mengkhawatirkan keadaanmu, jujur saja itu membuatku cemburu” ucap Hyu Na

“Jujur saja, aku tidak pernah mengharapkan Leeteuk datang menemuiku apa lagi dengan keadaanku yang seperti ini, Hyu Na-ssi” ucap Hyun Jae

“Bagus, langsung saja pada intinya.. Aku tidak mau kau dekat-dekat dengan namjachingu ku, apa lagi dengan keadaan mu sekarang ini yang sudah tidak bisa melihat, ya bisa dikatakan buta..”ucap Hyu Na sambil memandang Hyun Jae sinis

————————————————————————————- T B C —————————————————————————-

NAH READERS  ,masi mau tau kelanjutannya ? kwkwk yuk komment ff nya biar authornya semangat 😀

i cant forget u cagiyaa , please pick me up to heaven

Annyeong readers , udah pada baca ff yg forever love kan ? Nahh ini aku buat sequel nya hoooohoo , mian yaa kalo ga sedih 😀 , ini non NC , jadi yg masi di bawah umur boleh baca ehehhe, ga tau knp lg suka ff sediih 😦 , gapapa kan kalo blog ini ga NC doang 😀 ? langsung deh ke ceritanya 😀

Author : liu heehee bininya heechul eomma nya heebum

Main cast

Eunhyuk
Zhou mi
Soul of lee hee min ( arwah gitu )

Author POV

Sebulan sudah pemakaman heemin , tapi namja yg bernama eunhyuk masih belum bisa melepasnya ia masi hidup dalam bayang2 heemin ia masih mengira heemin ada disisinya , semua orang pun mulai mengkhawatirkan keadaannya termasuk zhou mi teman dekat heemin dulu

Eunhyk POV

” Chagiyaaa , kau datang lagi hari ini ? ” Tanya ku pada heemin
” Huh oppa , sampai kapan kau tak mau melupakan ku ? ” Tanya heemin
Aku pun bangkit dan memeluk pinggang rampingnya
” Huhh kau menyuruhku melupakanmu ? Itu sama saja kau menyuruhku bunuh diri cagii ” kataku
Ia pun hanya menyandarkan kepala nya di dada ku
Aku tau pemakaman waktu itu memang bukan milik heemin , buktinya heemin selalu menghampiri ku tiap pagi selama 1 bulan ini , hanya orang babo yg menganggapnya sudah meninggal
” Heemin ahh hari ini mau kemana ? ” Tanya ku
” Hmm bagaimana kalau ke lotte world ? ” Kata heemin lg ” bolehh , kemana pun aku akan pergi asal bersama mu , aku tak mau melakukan halbodoh seperti bbrp tahun lalu baby ” kataku sambil mengecup pucuk kepala heemin

Zhou mi POV

” Hmm ahjuma , apa keadaanya selalu seperti itu ?” Tanya ku hati2 pada eomma eunhyuk
” Ntah lah zhou mi aku capek melihatnya memeluk udara kosang dan bicara sendiri tiap hari , aku sudah menasehatinya tapi dia bersi keras kalau heemin masih disisinya ” kata ahjuma
” Sabar lah ahjuma , mungkin kita harus membawanya ke rumah sakit jiwa ” kataku lg
” Yahh zhou mi kau benar , aku akan mengurusnya besok ” kata ahjuma
” Hmm boleh aku menemuinya ? ” Tanyaku
” Masuk saja ” kata ahjuma

Krietttt * bunyi pintu *

” Anyyeong hyung ” kataku
” Ahh zhou mi , sini masuk kebetulan heemin lg dateng nih ” kata hyuk sambil tersenyum memamerkan gusi nya
” EnGgg , heemin ? Mana ” tanyaku hati2
” Yak zhou mi. , kenapa kau sama seperti yg lain ? Kau ttak bisa melihatnya hah ? Apa matamu buta ? ” Kata hyuk dengan kasar
” Ah anii tapi aku memang tak melihatnya ” kataku gugup
” Pergi saja kau zhou mi ! ” Bentak hyuk

Aku pun beranjak keluar dari kamarnya dan pulang ke rumah

Eunhyuk POV
” Cagii , ayo pergi ” kataku
” Ahh ayo oppa ” kata heemin manja
Aku pun merangkulnya dan berjalan keluar rumah , aku masuk ke mobilku dan membukakan heemin pintu , aku merasa risih dengan tatapan aneh org yg melihatku , ntah mengapa mereka melihatku “apakah aneh jika namja membukaka pintu untuk seorang yeoja? ” Batinku
Aku pun masuk ke mobil dan memacu kendaraanku

” Heemin ah , saranghae ” kataku lagi
Tapi tak ada jawaban , aku pun melihat ke kanan dan aku tak menemukannya di sana
” Heemin ah dimana kau ” teriak ku histeris , aku pun putar balik ke rumah , aku keluar mobil dan lgs masuk ke kamar aku menangis sejadi2 nya
” Heemin ah waeyo ? Kau tak menginginkan kencan kita ? Kenapa kau pergi tak memberitau ku ? Apa kau benci denganku ? Heemin ah jawab ” teriak ku frustasi pada fotonya
Karna lelah aku pun tertidur

Hemin soul POV

” Heemin anak KU , kenapa kau terus mengunjungi manusia itu ? ” Tuhan pun bertanya pada ku
” Tuhan , bolehkah aku memohon pada mu ? ” Kataku lg
” Apa itu anakKu ? ” Tanya Nya ramah
” Tuhan kau tau aku mencintainya , bisakah kami hidup bersama lg ? ” Tanya ku hati2
” Permohonan mu akan menjadi nyata anakKu , beberapa hari lagi sesuatu akan terjadi kepadanya , dan kau bisa membawa pulang dia ke rumah Kita ” kata Tuhan sambil mengelus2 kepala ku lembut
” Omona ? Benarkah Tuhan ? Kamsha hamnida ” kata ku sambil memeluk Nya dengan hangat

Eunhyuk POV
” Ahh dimana aku ? Kenapa kepala ku terasa berat ? Pusing rasanya” kataku sambil memegang kepalaku
Aku pun memicingkan mata dann menyadari ini bukan kamarku tapi seseorang datang dan menyadarkan lamunanku
” Heemin ah , kau datang ? Kenapa kau meninggalkan ku kemarin heemin ” tanyaku sambil mengguncang badannya
” Mianhae cagiya , aku sedang mempersiapkan kamar kita ” kata heemin
” Kamar kita ? Dimana ? ” Tanyaku lagi
“. Disana ” heemin pun menunjuk ke atas
aku pun hanya ttersenyum dan membelai pipinya
” Cagiya , sranghae ” kata ku
” Nado ” katanya

Zhou mi POV
” Jadi dia kenapa dok ? Tanyaku pada dokter yg menangani eunhyuk
” Dia mengalamu traumatic yg amat parah , ia menganggap hayalannya itu nyata ” kata dokter
” Apa dia bisa d sembuhkan ? ” Tanyaku
” Yah mungkin bisa tapi dalam waktu yg lama ” katanya
Aku pun hanya menghela nafas , aku tak tega melihatnya sekarang , ia jauh lebih kurus , ia jarang makan dan hanya menghabiskan waktu di kamar dengan bicara sendiri atau memandangi foto heemin sambil menangis , sebegitu berartikah heemin untuknya ?

Author POV

Hari ini eunhyuk akan di pindahkan ke rumah sakit lain sebelum di pindahkan heemin pun menemuinya

” Chagii , kau siap pulang ke rumah kita hari ini ? ” Kata nya manja
” Ahh kapan pun aku siap pergi ke rumah kita jagi , aku makin penasaran gimana bentuk rumah kita ” kata eunhyuk
” Rumah kita bagus , lantai nya dari emas , semuanya berwarna putih ” kata heemin
” Jinja ? Itu pasti sangat indah aku ingin selalu bersamamu heemin ah jangan pergi lagi , aku tak bisa hidup tanpamu ” kata eunhyuk sambil menangis
” Jangan taku hyukkie , kita akan selalu bersama selamanya , jangan biarkan ketakutan melawanmu ” kata heemin

” Eunhyuk ssi ayo berangkat ” kata seorang dokter
” Ahh okee ” kata eunhyuk
” Ingat cagi jangan takut aku selalu bersamamu , disini ” jawab heemin sambil menunjuk dada eunhyuk dan ia pun menghilang

Eunhyuk pun naik ke mobil dengan perasaan damai ada sesuatu yg aneh padanya hari ini menurut org2 ia sangat bersinar dan selalu tersenyum pakaiannya hari ini pun sesuai dengannya atasan putih dan bawahan putih
Mobil pun melaju dengan kencang karena jalanan memang sedang sepi tapi tiba2
” Tiiiiiinnnnnttttiiiiinnnnntiiiinnnnnn , minggir ” teriak seseorang
Tapi kecelakaan maut pun tak bisa dihindari eunhyuk pun terpental ke depan menembus kaca dan pas besi bersarang tepat d jantungnya , mulut dan lukanya pun mengeluarkan darah dalam jumlah yg banyak semua org yg di sana membantuk mereka , lalu mereka menghampiri eunhyuk dan mengeluarkannya dari mobil yg menghimpitnya
” Cagiii , kau bisa bertahan ” tanya heemin sambil berurai air mata
” Aghhh sakit jagi ” kata eunhyu lg
Airmata pun jatuh dari matanya
” Kau pasti bisa cagii , fighting ” kata heemin lagi
” Ahhh heemin ahh saranghae , forever ” eunhyuk pun menghembuskan nafas terkahirnya lalu ia pun merasa terangkat dr badannya ternyata roh nya sudah keluar dari tubuhnya
” Hmm cagiyaa , kau masih syok ? ” Tanya heemin
” Ahh aku mengerti kau mau membawaku pulang ke surga maksud my jagi ? Rumah kta disana ? ” Jawab eunhyuk antusias
” Iaa cagii saranghae , aku tak tega melihatmu seperti tadi ” jawab heemin sambil memeluk eunhyuk
Eunhyuk pun membalas pelukannya dan tiba2 sepasang sayap pun keluar dari punggung eunhyuk
” Cagi kau siap pulang ke rumah kita ? ” Tanya heemin lg
Eunhyuk pun memandang tubuhnya yg sudah tak bernyawa lalu ia mengangguk mantap , mereka berdua pun terbang ke atas dan bergandengan mesra

Zhou mi POV

Pemakaman eunhyuk pun berlangsung cepat , makamnya tepat di sebelah makam heemin , ” hmm Tuhan inikah yg namanya cinta ? Kau mempersatukan mereka lagi di sana ” kata ku dalam hati
Aku pun memutuskan untuk pulang ke rumah

” Baby everyday n everynight I always thinking about u , all people say I’m crazy , but I don’t care baby my love is only u n u still life in my heart , our love is forever , even death can’t separated us I already told u , what u must do is wait me :). When everybody tell ur gone , I believe u still alive yeah because u live in my heart “. ~eunhyuk love heemin~

———— THE END ————-

Payah nih kayanya , garing :p ga sesedih pertamanya bete dehhh hiks hiks , tp gapapa deh 😀

Posted with WordPress for BlackBerry.